Oleh : FRS
Assalamualaikum,
Ki ini Nzam..
Ki ini Nzam..
Kata paling indah yang pernah tertulis dalam pesan singkat whatsapp. Menggiring hati ini untuk selalu rindu padamu. Pertemuan tak disangka yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Awalnya ku takut meraihmu. Dengan track record tak pernah LDR, akankah ku bisa meraihmu. Untukku, kamu adalah mimpi, mimpi yang aku tak tahu apakah ku bisa meraihmu atau tidak? Tabu memang, namun bermodalkan rasa inginku meraihmu, akhirnya ku beranikan diri.
Sosok yang entah bagaimana, aku tak tahu, tapi ku menyukai setiap cerita yang kamu ceritakan, bahkan aku menunggu setiap cerita yang kamu setiap hari. Lama aku mengenalnya akhirnya aku dan kamu memutuskan untuk bertemu.
Di depan mini market, ku lihat ada seorang pria yang dapat menentramkan hatiku, ku parkirkan motor ku dan kamu menyapa.
"Hai", sapa kamu padaku, "Aa"
"ih, aa apa?" Kataku sambil lepaskan helm.
"ih, aa apa?" Kataku sambil lepaskan helm.
Kamu berikan KTP kamu, hingga akhirnya aku tahu namamu. Akhirnya kami berdua pergi bersama. Bunyi suara angin dan mesin motor menemani perjalanan menuju tempat terindah yang pernah aku datangi, yaitu Taman Bunga Nusantara.
Disana kami berbagi cerita, begitupun aku, hingga sampai Taman Bali, kamu metebah di dalam gazebo bersamaki. Lalu aku rasakan sesuatu merangkul leherku, memelukku dari belakang dan terbisi di telingaku.
"mau ga?"
"mau apa?"
"itu... "
"itu apa?"
"pacaran"
"mau apa?"
"itu... "
"itu apa?"
"pacaran"
Begitu caranya kamu menyatakan perasaan padaku. Tidak romantis memang. Tidak seperti umumnya, tapi untukku, itu kata paling romantis yang pernah ada.
Kata-kata yang menggiringkan pada kerinduan yang semakin besar, rindu ini tak pernah habis oleh waktu, justru semakin besar dan bertambah di setiap waktu.
"iya, aku mau"..
Dan aku tak pernah merasa se bahagia ini. Ku merasa akan menjadi wanita paling spesial di muka bumi ini.

Komentar
Posting Komentar